Wireless Di cisco Paket Tracer
Wireless Di Cisco Paket Tracer
Oleh : Damar Aufadzaaky Pratama
Pengertian Wireless
Menurut Diana Jaringan nirkabel adalah jaringan nirkabel yang menggunakan koneksi data nirkabel antara node jaringan. Jaringan nirkabel adalah metode dimana rumah, jaringan telekomunikasi dan instalasi bisnismenghindari biaya proses mengenalkan kabel ke dalam bangunan, atau sebagai penghubung antaraberbagai lokasi peralatan
I Putu Hariadi Cisco Wireless Local Area Network (LAN) Controller (WLC) merupakan perangkat jaringan yang digunakan untuk mengelola Access Point (AP) dari jaringan nirkabel sehingga memungkinkan perangkat nirkabel untuk terhubung ke jaringan.
Menurut Muhamad maulana Jaringan nirkabel adalah teknologi yang bisa menghubungkan 2 maupun lebih perangkat agar dapat berkomunikasi tanpa perlu memakai kabel untuk transmisi datanya. Dengan adanya jaringan ini, kita dapat saling terhubung satu dengan yang lainnya meskipun jauh dari router.
Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahhwa wirles adalah jaringan nirkabel yang mengggunakan koneksi data nirkable antara node jaringan
Mode Mode wirless
1. Mode Alignment Only
Menurut Iwan Blog Mode Alignment only, biasanya digunakan untuk membantu pada saat pointing dengan mengaktifkan fitur beep/buzzer di router board. Kita bisa menambahkan script jika sinyal dalam kkondisi bagus maka beep akan berbunyi.
Menurut Dimas agung Mode Alignment only, biasa digunakan untuk membantu pada saat pointing dengan indikator beeper /buzzer pada RouterBoard, sebagai contoh kita bisa menambahkan script dimana ketika mendapatkan sinyal bagus maka beeper akan berbunyi
Dari Pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa Mode Alignment only, biasanya digunakan untuk membantu pada saat pointing dengan mengaktifkan fitur beep/buzzer di router board
2. Mode AP-Bridge
Menurut Iwan Blog Mode AP-bridge dapat di gunakan sebagai access point untuk melayani banyak client bisa di sebut point to multi point (PTMP). Mode ini bisa kita gunakan untuk network yang sifatnya Routing Maupun Bridging. Fitur AP-Bridge pada perangkat routerboard minimal OS memiliki lisensi level 4
Menurut Dimas agung Mode AP-bridge digunakan sebagai Access point atau pemancar yang bisa melayani banyak client atau disebut juga dengan PTMP (Point To Multi Point), mode ini bisa kita gunakan untuk network yang sifatnya Routing ataupun Bridging. Untuk menggunakan mode AP-Bridge ini perangkat Routerboard minimal harus memiliki lisensi level 4.
Dari pendapat Diatas dapat disimpulkan bahwa Mode AP-bridge dapat di gunakan sebagai access point untuk melayani banyak client bisa di sebut point to multi point (PTMP).
3. Mode Bridge
Menurut Iwan Blog Mode bridge di gunakan sebagai access point sebagai pemancar dan melayani satu client bisa di sebut dengan point to point (PTP) mode ini bisa di gunakan untuk network yang sifatnya routing maupun bridging. Untuk menggunakan fitur ini minimal OS mendukung lisensi level3. Seperti produk Embedded 5.xGHz jenis SXT-5HnD yang hanya memiliki license level 3, bisa dibuat koneksi point to point.
Menurut Dimas agung Mode bridge digunakan sebagai Access point atau pemancar akan tetapi hanya bisa melayani satu client atau disebut juga dengan PTP (Point To Point), mode ini juga bisa kita gunakan untuk network yang sifatnya Routing ataupun Bridging. Untuk menggunakan mode ini perangkat Routerboard minimal memiliki lisensi level 3, sebagai contoh untuk type produk Embedded 5.xGHz jenis SXT-5HnD yang hanya memiliki license level 3, kita bisa membuat koneksi point to point dengan menggunakan 2 buah perangkat tersebut.
Dari pendapat Diatas dapat disimpulkan bahwa Mode bridge digunakan sebagai Access point atau pemancar akan tetapi hanya bisa melayani satu client atau disebut juga dengan PTP (Point To Point)
4. Mode Nstreme dual slave
Menurut Iwan Blog Untuk menggunakan fitur ini kita memerlukan 2 wireless card dan 2 antenna pada masing-masing wireless router mikrotik
Menurut Dimas agung Pada dasarnya mekanisme kerja pada interface wireless adalah half duplex, akan tetapi dengan menggunakan mode ini kita dapat mengaktifkan mekanisme kerja full duplex, mode ini merupakan proprietary didalam wireless mikrotik, tentunya kita juga membutuhkan 2 wireless card dan 2 antenna pada masing-masing wireless router mikrotik
Dari pendapat Diatas dapat disimpulkan bahwa agung Pada dasarnya mekanisme kerja pada interface wireless adalah half duplex, akan tetapi dengan menggunakan mode ini kita dapat mengaktifkan mekanisme kerja full duplex,
5. Mode Station
Menurut Iwan Blog Mode station ini digunakan sebagai wireless client/ penerima pada topologi PTP (Point To Point) atau PTMP (Point To Multi Point), wireless Mode station hanya bisa digunakan untuk membuat network yang sifatnya routing, mode ini sangat efektif dan efisian pada sisi wireless client/station tidak membutuhkan bridging .
Menurut Dimas agung Wireless dengan Mode station ini digunakan sebagai wireless client/ penerima pada topologi PTP (Point To Point) atau PTMP (Point To Multi Point), wireless Mode station hanya bisa digunakan untuk membentuk network yang sifatnya routing, sehingga mode ini merupakan salah satu mode yang efektif dan efisian jika pada sisi wireless client/station tidak dibutuhkan bridging
Dari pendapat Diatas dapat disimpulkan bahwa Mode station ini digunakan sebagai wireless client/ penerima pada topologi PTP (Point To Point) atau PTMP (Point To Multi Point)
6. Mode Station-Bridge
Menurut Iwan Blog Mode Station-Bridge merupakan mode pada interface wireless yang berfungsi sebagai penerima / client dan support untuk bridge network, dengan segmen ip yang sama satu kelas. Seperti gambar di bawah ini menghubungkan kelas network yang sama 192.168.10.0/24 di hubungkan ke kelas network 192.168.10.0/24. Mode ini bisa di gunakan apabila perangkat access point memakai mikrotik.
Menurut Dimas agung Mode Station-Bridge merupakan mode pada interface wireless yang berfungsi sebagai penerima / client dan support untuk bridge network, perlu di ketahui bahwa untuk mode ini hanya bisa digunakan apabila perangkat AP nya Mikrotik juga.
Dari pendapat Diatas dapat disimpulkan bahwa ode Station-Bridge merupakan mode pada interface wireless yang berfungsi sebagai penerima / client dan support untuk bridge network, perlu di ketahui bahwa untuk mode ini hanya bisa digunakan apabila perangkat AP nya Mikrotik juga
7. Mode Station-Psudobridge
Menurut Iwan Blog Pada Mode Station-Pseudobridge support untuk membuat network yang sifatnya Bridge Network, Dalam mode ini terdapat dimana untuk bridging pada L2 tidak bisa dilakukan secara penuh, seperti mac-address sebuah perangkat yang berada di bawah perangkat wireless (PC end user) tidak terbaca pada sisi Access Point.
Menurut Dimas agung Mode Station-Pseudobridge merupakan pengembangan dari Mode Station standar, sama-sama menjadikan wireless sebagai penerima/client, perbedaannya adalah pada Mode Station-Pseudobridge support untuk membuat network yang sifatnya Bridge Network, Di dalam penggunaan mode ini terdapat konsekuensi dimana untuk bridging pada L2 tidak bisa dilakukan secara penuh, dalam artian mac-address sebuah perangkat yang berada di bawah perangkat wireless (PC end user) tidak terbaca pada sisi Access Point
Dari pendapat Diatas dapat disimpulkan bahwa Mode Station-Pseudobridge merupakan pengembangan dari Mode Station standar, sama-sama menjadikan wireless sebagai penerima/client
8. Mode Station-Pesudobridge-Clone
Menurut Iwan Blog Mode Station-Pseudobridge-Clone mode ini bisa melakukan cloning mac-address, pada sebuah link wireless, yang terbaca pada sisi Access point adalah mac-address dari interface wireless client, jika menggunakan Mode Station-Pesudobridge-Clone yang terbaca adalah mac-address dari perangkat yang terhubung ke station (end user).
Menurut Dimas agung Mode Station-Pseudobridge-Clone hampir sama dengan Mode Station-Pseudobridge yang membedakan adalah didalam mode ini bisa melakukan cloning mac-address, umumnya pada sebuah link wireless, yang terbaca pada sisi Access point adalah mac-address dari interface wireless client, tetapi jika menggunakan Mode Station-Pesudobridge-Clone yang terbaca adalah mac-address dari perangkat yang terhubung ke station (end user), Secara default yang terbaca adalah mac-address pada frame header yang pertama di teruskan, atau bisa ditentukan pada station-bridge-clone-mac
Dari pendapat Diatas dapat disimpulkan bahwa Mode Station-Pseudobridge-Clone hampir sama dengan Mode Station-Pseudobridge yang membedakan adalah didalam mode ini bisa melakukan cloning mac-address
9. Mode Station-WDS
Menurut Iwan Blog Mode Station-WDS berfungsi sebagai penerima/client dari sebuah Access Point yang mengaktifkan protocol WDS, fitur WDS dapat meyebabkan penurunan throughput wireless sampai 50%, vendor yang satu dengan vendor yang lain fungsi WDS ini belum tentu suport dan compatible.
Menurut Dimas agung Mode Station-WDS berfungsi sebagai penerima/client dari sebuah Access Point yang mengaktifkan protocol WDS, Kekurangan protokol WDS adalah penurunan throughput wireless hingga 50%, perlu diketahui bahwa antara vendor yang satu dengan vendor yang lain fungsi WDS belum tentu compatible, begitu juga dengan WDS pada mikrotik.
Dari pendapat Diatas dapat disimpulkan bahwa Station-WDS berfungsi sebagai penerima/client dari sebuah Access Point yang mengaktifkan protocol WDS
10. Mode WDS-Slave
Menurut Iwan Blog Mode WDS-Slave ini berfungsi sebagai pemancar (Access Point) dan sebagai penerima (Station) disebut juga sebagai repeater. Merupakan solusi membangun sebuah repeater namun hanya memiliki 1 card wireless.
Menurut Dimas agung Mode WDS-Slave ini berfungsi sebagai pemancar (Access Point) sekaligus sebagai penerima (Station) atau disebut juga dengan repeater, Mode ini merupakan salah satu solusi apabila ingin membangun sebuah repeater tetapi perangkat yang dimiliki hanya menggunakan 1 card wireless card.
Dari pendapat Diatas dapat disimpulkan bahwa Mode WDS-Slave ini berfungsi sebagai pemancar (Access Point) sekaligus sebagai penerima (Station) atau disebut juga dengan repeater
Konfigurasi Wirles Pada cisco paket tracer
Daftar Pustaka





Komentar
Posting Komentar